
Palangka Raya –Borneo-On.
Sejumlah insan pers dan organisasi kewartawanan di Kalimantan Tengah menilai perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap organisasi pers sebagai wadah mitra media masih kurang, khususnya dalam momentum bantuan hewan kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 25/5)2026.
Organisasi pers berharap pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan keberadaan insan media yang selama ini turut menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, sosial kemasyarakatan hingga program-program daerah kepada publik.
Salah satu perwakilan organisasi pers menyampaikan bahwa perhatian terhadap organisasi media bukan semata persoalan bantuan hewan kurban, namun bentuk penghargaan terhadap peran pers dalam menjaga keterbukaan informasi dan kontrol sosial di daerah.
“Pers selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Harapan kami ke depan ada perhatian yang lebih merata terhadap organisasi pers, termasuk dalam momentum sosial dan keagamaan seperti Idul Adha,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan organisasi pers di Kalimantan Tengah juga aktif membantu menjaga kondusivitas daerah serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Organisasi pers di Kalteng banyak berdiri aktif menjalankan tugas organisasi pers nya membawahi media media lokal dan nasional
Bahkan membantu informasi menyebar luaskan pemberitahuan kegiatan Pemprovkalteng. Organisasi pers diluar PWI banyak seperti IPJI, IWO, IMO, SPRI, PJS, PWRI, KWJ, AWPI, SMSI, dan banyak lainnya, jangan sampai ada kecemburuan sosial diantara organisasi pers.
Sementara itu, sejumlah wartawan berharap ke depan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat membangun hubungan yang lebih harmonis dan terbuka dengan seluruh organisasi pers tanpa membeda-bedakan, sehingga kemitraan antara pemerintah dan media semakin kuat dan profesional.
(Red).
