
Palangka Raya – Usai melaksanakan apel kesiapan, personel Polresta Palangka Raya langsung bergerak melakukan pengecekan titik panas (hotspot) sebagai langkah cepat dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Personel menuju lokasi yang terdeteksi memiliki indikasi hotspot untuk memastikan kondisi di lapangan. Pengecekan dilakukan sekaligus dengan upaya pemadaman dan pembasahan pada area yang ditemukan terbakar.
Langkah tersebut menjadi bagian dari respons cepat kepolisian dalam mencegah api meluas, terutama pada lahan yang memiliki potensi mudah terbakar.
Personel juga memantau kondisi sekitar untuk memastikan tidak ada titik api lain yang dapat membahayakan lingkungan maupun masyarakat.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatsamapta AKP Bambang Harianto mengatakan, pergerakan personel setelah apel dilakukan untuk mempercepat penanganan setiap indikasi karhutla.
“Begitu ada informasi mengenai hotspot, personel segera bergerak melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Kami berupaya agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” jelasnya, Sabtu (15/8/2026).
Selain pemadaman, petugas melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan area yang telah ditangani benar-benar aman. Koordinasi dengan unsur terkait juga dilakukan apabila kondisi di lapangan membutuhkan dukungan tambahan.
Respons cepat diharapkan dapat mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, sekaligus menjaga lingkungan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi.
(dk_reborn168)
