
BORNEO ONE. COM, Kuala Kapuas – Proyek pengadaan alat pertanian tahun anggaran 2021 instansi dinas pertanian kabupaten kapuas diduga gagal perencanaan, pasalnya sebagaimana pantauan kami pada hari kamis 11 Agustus 2025 alat pertanian tersebut belum tersalurkan dan masih terparkir di halaman belakang kantor dinas pertanian kuala kapuas.
Ironisnya setelah ditelusuri lebih lanjut pada hari kamis 11 Desember 2025 ternyata alat – alat pertanian yang sebelumnya terparkir di halaman belakang kantor dinas pertanian Kabupaten kapuas sudah tidak lagi.
Menelusuri keberadaan alat pertanian tersebut setelah di konfirmasi melalu kontaki telpon dengan Kabid Sapras kami awak media diarahkan untuk konfirmasi dengan Kadistan Kab. Kapuas, Edi Dese.
Menurut Edi, bahwa alat tersebut merupakan komponen dari traktor roda empat yang dinamakan bajak parabola.
” karena untuk penataan halaman kantor alat tersebut kami geser ke benhkel slsin di desa mampai, kec. Kapuas murung, ” ungkspnya.
Edi juga menambahkan bahwa untuk alsin juga sudah banyak yang rusak karena usianya sudah diatas empat tahun , “tutupnya.
Namun ketika awak media ini menanyakan apakah alat tersebut pernah terpakai atau belum dan juga apakah pengadaan alat tersebut diperuntuk daerah mana dan siapa yang berhak menerimanya, edi belum menjawab. ( mel )
