
Palangka Raya ,MBO.
Bertempat di Istana Isen Mulang ,Senen (22/12/’25) ,Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran beserta Wakil Gubernur H.Edy Pratowo dan didampingi juga oleh Asisten II beserta Dinas teknis terkait mengundang para insan pers yang berada di kota Palangka Raya untuk bertatap muka dan bertanya jawab tentang berbagai hal. Acara ini berlangsung malam hari sesudah menyantap makan malam dalam suasana akrap dan kekeluargaan. Mengawali acara temu dan tanya jawab dengan para insan pers disampaikan oleh Bapak Kadis Kominfo Santik Prov.kalteng ,Rangga Lesmana yang sudah sangat akrab dengan para awak media.
Selain dihadiri oleh hampir seluruh jurnalis yang ada di kota provinsi ,nampak juga beberapa pimpinan organisasi kewartawanan ,seperti Ketua PWI Kalteng Zaenal ,Ketua DPD Pewarna Kalteng Frida Magdalena ,Ketua AWPI Kalteng Hadriansyah yang akrab dipanggil mang Hadiboy ,Pimpinan IJTI ,AJI ,IPJI dan lainnya.
Dipenghujung tahun 2025 Pemerintah Provinsi merasa perlu melakukan pertemuan tidak resmi bersama insan pers di Kalteng mengingat perjalanan pemerintah Gubernur H Agustiar Sabran sudah berlangsung 10 bulan dua hari. Hal ini semacam monitoring dan evaluasi bagi pemerintah provinsi Kalimantan Tengah.
Diakhir temu tanya dan diskusi ini Asisten II menyimpulan hasil dan kesimpulan ,yaitu bahwa komitmen pemerintah terhadap keterbukaan informasi publik ,dimana pemerintah menegaskan tetap menjaga keterbukaan informasi publik meskipun diadakan dalam kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi. Dan media tetap dipandang sebagai mitra strategis dalam menyampaikan kebijakan dan program pemerintah daerah.
Terkait dengan isu infrastruktur dan anggaran dengan adanya tantangan dalam anggaran ,adanya efisiensi yang menjadi kebijakan pemerintah pusat ,pemerintah daerah tetap mengambil langkah-langkah untuk siap melakukan kegiatan-kegiatan yang berbasis untuk kepentingan masyarakat
Terkait pengelolaan sumberdaya dan penegakan aturan pemerintah menegaskan bahwa kewenangan dan tanggung jawab dalam pengawasan diberbagai sektor ,pemerintah berkomitmen melakukan tindakan tegas bagi yang tidak sesuai dengan aturan yang baku yang dapat merugikan daerah dan masyarakat Kalteng.
Terkait penanganan isu sosial dan keamanan pemerintah daerah menyatakan keseriusannya dalam menangani isu strategis seperti peredaran narkoba dan layanan kesehatan melalui pendekatan terpadu lintas instansi serta penegakan aturan yang berkeadilan untuk masyarakat Kalteng.
Kedepannya diskusi ini bisa menjadi landasan pentingnya kolaborasi antara media dan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik ,bahwa kebijakan dan program pembangunan di Kalteng lebih efektif dan transparan dan selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat.(Mel).
