
PALANGKA RAYA – Borneo-One.
Upaya pengembangan tanaman mangrove di kawasan pesisir terus digencarkan sebagai langkah menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini mendapat sambutan positif dari warga lokal yang mulai terlibat aktif dalam penanaman, perawatan, hingga pengelolaan kawasan mangrove sebagai potensi wisata dan ekonomi baru. 5/5/2026.
Mangrove dinilai memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, serta membantu menyerap emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama agar program ini berjalan berkelanjutan.
H. Agustan Saining, salah satu tokoh yang aktif mendorong pengembangan kawasan pesisir, mengatakan bahwa pelestarian mangrove bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Kami ingin masyarakat lokal ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan pesisir. Mangrove ini bukan hanya menjaga alam, tetapi juga bisa menjadi sumber penghasilan melalui wisata edukasi, budidaya perikanan, hingga hasil olahan berbasis pesisir,” ujar Agustan Saining.
Ia menambahkan, dengan semakin banyak warga yang terlibat, kawasan pesisir dapat menjadi lebih produktif tanpa merusak ekosistem yang sudah ada.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, khususnya generasi muda agar lebih peduli terhadap kelestarian alam di daerahnya.(Mel/MBO)
