
Palangka Raya – Borneo-One.
Dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 67 SMAN 1 Palangka Raya ,kali ini memang tampil beda dan dilaksanakan dengan khidmat dan rasa bangga. Di usia yang matang ini, sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah tersebut terus menunjukkan eksistensinya sebagai pencetak generasi unggul.
Kepala SMAN 1 Palangka Raya, Dr. H. Arbusin, dalam sambutannya mengatakan, selama 67 tahun berdiri, SMAN 1 Palangka Raya telah banyak melahirkan generasi-generasi yang sukses di berbagai bidang.
“Alhamdulillah, kita patut bangga karena SMAN 1 Palangka Raya tetap eksis sampai dengan saat ini dan terus memberikan kontribusi terbaik untuk dunia pendidikan,” ujar Dr. H. Arbusin.
Pada momen HUT ke-67 ini, SMAN 1 Palangka Raya juga melahirkan karya istimewa berupa buku antologi berjudul ‘Dari Sekolah untuk Bumi’. Buku tersebut merupakan karya kolaboratif dari 13 guru SMAN 1 Palangka Raya yang seluruh gagasannya berfokus pada isu dan kepedulian lingkungan.
Peluncuran buku ini menjadi relevan di tengah kondisi kabut asap yang kerap melanda Palangka Raya. Kepala sekolah berharap kabut asap dapat segera berlalu dengan kerja keras dari berbagai elemen.
“Kami berharap kabut asap cepat berlalu. Ini butuh kerja keras bersama antara elemen sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. H. Arbusin juga meminta dukungan dari semua pihak agar SMAN 1 Palangka Raya dapat terus berkembang menjadi lebih baik.
Ia menambahkan, ada empat nilai utama yang selalu diterapkan kepada seluruh siswa di sekolah, yakni:
- Religius 2. Disiplin 3. Bersih 4. Bekerja Keras
Dengan berpegang pada empat nilai tersebut, SMAN 1 Palangka Raya optimis akan terus menjadi sekolah yang unggul, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan.
Acara ini juga dihadiri dari berbagai kalangan ,mulai dari yang mewakili gubernur ,yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ,Kadisdik Kota Palangka Raya ,beberapa kepala sekolah yang ada di kota Palangka Raya ,para mantan Kepala SMAN 1 dan berbagai kalangan penting lainnya.
Acara juga diisi dengan terpilihnya beberapa siswa sebagai Duta2 dari SMAN 1 ke ajang tingkat nasional dan diakhiri dengan pelepasan 20 ekor merpati ke alam bebas sebagai simbol terbang menggapai cita cita ke dunia yang lebih luas. (Mel/MBO).
