
Palangka Raya – Personel Polsek Rakumpit melaksanakan patroli dan monitoring perkembangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di APMS 65.731.001, Jalan Tumbang Talaken Km 76, Kelurahan Petuk Barunai, Kecamatan Rakumpit.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi antrean, ketersediaan BBM serta perkembangan situasi di lokasi pasca terjadinya kelangkaan sejumlah jenis BBM. Personel juga berdialog dengan pengelola maupun masyarakat yang sedang mengantre.
Dari hasil pemantauan, antrean Pertalite tercatat sekitar 10 kendaraan roda empat dan 15 sepeda motor. Antrean masih berada di dalam area APMS sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan raya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rakumpit Iptu Didik Suhardianto mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan distribusi BBM tetap terpantau dan situasi di sekitar APMS berjalan tertib.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan agar antrean tetap terkendali dan aktivitas masyarakat di sekitar APMS tidak terganggu,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Hasil pengecekan menunjukkan stok Pertalite yang tersedia sebanyak 8 kiloliter atau 8.000 liter dengan harga Rp10.000 per liter. Sementara Pertamax, Bio Solar, Dexlite dan Pertamax Turbo dalam kondisi nihil.
Pemantauan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi BBM secara langsung sekaligus membuat masyarakat lebih nyaman saat mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.
(dk_reborn168)
