
Palangka Raya ,Borneo-One.
Bertempat di Komplek Perumahan Pesona Manduhara ,jalan Manduhara I ,Kelurahan Kereng Bangkirai ,Kecamatan Sebangau ,Kota Palangka Raya ,Kalteng ,Kemis pagi (16/7/26) telah dilaksanakan Tabuh pertama acara Tiwah.
Acara Ritual Keagamaan ini adalah acara bagi umat Hindu Kaharingan khususnya di Kalimantan Tengah ,dimana anggota keluarga yang ingin menyelenggarakan acara ritual tiwah ini biasanya melakukan berbagai persiapan selama lebih kurang 2(dua) bulan sesuai tahapan yang telah ditentukan. Dengan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan sebagai rangkaian proses persiapan sampai dilaksanakannya Tabuh yang biasanya sampai 2(dua) hari ,tergantung berapa banyak arwah yang akan ditiwahkan. Usai pelaksanaan tabuh pagi hari Kemis (16/7/26) beberapa awak media menjumpai Bapak Obing yang merupakan Basir pada acara tiwah di Komplek Pesona Manduhara.Menurutnya acara ritual tiwah sampai dengan tabuh hari ini dan besok (17/7/26) arwah yang ditiwahkan ada 7(tujuh) orang , dinama upun gawi yang tua ,yang dituakan itu almarhum Marlin Jimatan ,mereka bertujuh ,jadi upun gawi itu ibunda nya Basir sendiri yang bernama Aisah atau mama Erni ,tegasnya kepada awak media.
Upun gawi atau ketua panitia rumah ini yaitu Jefri duga.
Dan hewan yang dikorbankan totalnya ada 7(tujuh) ekor ,yaitu 6(enam) ekor kerbau dan 1(satu) ekor sapi. Untuk hari ini kemis (16/7/26) yang dikorbankan 2(dua) ekor kerbau dan 1(satu) ekor sapi.Jadi hewan yang dikorbankan hari ini atas nama upun gawi Marlin Jimatan ,atas nama penanggung jawab Redi dan atas nama penanggung jawab Kurnia Wati.
Untuk hari Jumat (17/7/26) hewan yang dikorbankan 4(empat) kerbau dan 1(satu)ekor babi. Selaku Basir sebagai yang perantara doa ,dengan acara tiwah ini ,semoga keluarga yang menyelenggarakan acara ini selalu sehat dan banyak rezeki. Adapun dana penyelenggaraan acara ini murni dana pribadi dan tidak ada bantuan pemerintah ,ujar Basir Obing menutup bincang bincang dengan awak media.(Probel Rolly/
