
Palangka Raya – Memasuki akhir pekan, Polresta Palangka Raya melalui pelaksanaan Operasi Bina Karuna Telabang 2026 tetap mengintensifkan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.
Kegiatan operasi dilakukan dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui patroli, sosialisasi serta penyampaian imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama pada musim kemarau.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatbinmas AKP Dig Supriyo mengatakan, Operasi Bina Karuna Telabang 2026 merupakan upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel juga mengedukasi masyarakat mengenai dampak karhutla terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas perekonomian.
Selain itu, warga diimbau memanfaatkan Call Center 110 apabila membutuhkan kehadiran kepolisian atau menemukan potensi kebakaran.
Melalui Operasi Bina Karuna Telabang 2026, Polresta Palangka Raya terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla.
Keterlibatan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Polresta Palangka Raya berkomitmen menjaga wilayah tetap aman dari ancaman karhutla serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan kondusif.
(dk_reborn168)
