
Palangka Raya – Personel Polsek Pahandut melakukan pengecekan sekaligus penanganan titik panas (hotspot) di Jalan Aslon 3, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, sebagai langkah cepat mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan lahan semak belukar yang terbakar dengan kondisi tanah gambut. Berdasarkan pemantauan di lapangan, api masih membakar sebagian area dan terlihat gumpalan asap di sekitar titik hotspot.
Areal yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare dan berada jauh dari permukiman warga. Karena sumber air di parit atau selokan sekitar lokasi mulai menipis, proses pemadaman dilakukan menggunakan water bombing.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, penanganan dilakukan setelah petugas memastikan adanya titik hotspot dan lahan yang terbakar.
“Kami langsung melakukan pemadaman menggunakan water bombing karena sumber air di sekitar lokasi sangat minim. Setelah api padam, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” jelasnya, Sabtu (15/8/2026).
Hasil penanganan menunjukkan api telah padam, meski sebagian area masih mengeluarkan asap. Personel akan kembali melakukan monitoring dan pengecekan guna memastikan kondisi lahan benar-benar aman.
Langkah cepat tersebut diharapkan dapat mencegah api kembali membesar dan menjaga kawasan sekitar tetap aman dari ancaman karhutla.
(dk_reborn168)
